Duh Ternyata Jatuh Cinta Itu G enax
gini ceritanya aku baru masuk ke suatu tempat pendidikan gt, pertama aku masuk ku udah berniat tidak bermain-main dengan api cinta tapi eh tapi, tak tahunya tak lama aku termenung dengan perkataanku sendiri, ada seseorang gadis yang lewat dan parahnya lagi cewek itu keliatan sangat santun dan penuh dengan pertanyaan yang membuat aku untuk segera ingin mengetahui tentang cewek itu sebanyak-banyaknya.terusannya, ku tanya aja keteman di sebelahku siapa cewek itu tak tahunya dia gak tau juga cz biasa coy baru pertama masuk juga, ya udah ku sabar aja menghadapi rasa yang semakin membuatku tersiksa, bahkan setiap apa yang kerjakan selalu ingat pada senyuman cewek itu aduh pokoknya ngenes banget bos.hari ke dua kucoba lagi mendekatinya eh ternyata pas ada kegiatan gitu aku sekelompok dengannya ya bagaikan pucuku dicinta ulam tiba,ku langsung saja tancap gas kutanya saja sekenanya nama kamu siapa sich?ID pertama kalinya kumendengar suara dari mulutnya yang manis sampai sekarangpun sampai terngiang di kepalaku nama itu sungguh lembut dan santun….
trus kutambah lagi kutanyakan “kamu lulusan mana”?trus dia langsung bilang sma…., (rahasia boss), kuterdiam sejenak kuingat teman-temanku dulu barangkali ada yang kenal dengan dia, tapi walapun ku sangat keras berpikir tapi tak satupun kupunya teman yang se sma dengannya, ternyata ku terlalu lama berpikir tadi biasa masih p1 tahun ‘97an. kuliahat dia ngomong sama temannya sama cewek bos, kebetulan dia masih di sampingku sambil duduk tenang kumendengarkan pembicaraannya, ya sambil ngilangin capek yang seharian diberi tugas yang aneh-aneh sama kakak pembimbing, males broo.teeeeeeeng kudengar sesuatu yang menurutku sangat berharga kudengar tidak sengaja waktu dia berbicara dengan temannya, eh ternyata dia dulu pernah bertunangan, duh bro aku langsung lemes ngedengerinnya sampai2 aku hampir menghabiskan pulsa yang tinggal seribu di hpku untuk nelpon temenku yang sangat bisa diajak kompromi soal apapun, tapi niat itu kubatalkan setelah mendengar pembicaraan selanjutnya, ternyata pertunangan itu batal.”amien” gumamku didalam hati ternyata aku masih punya kesempatan…….,dah dulu yach nanti nyambung lagi..